Esai

Hikmah Puasa Kita di Tengah Kemubaziran Neoliberalisme

Segara Alam

Di hadapan Neoliberalisme, puasa Ramadan adalah riuh perayaan besar di mana keberislaman dan spiritualitas disambut oleh pasar global. Kita tidak cukup menyaksikan produk-produk ‘Islam’ dan ‘Ramadan’, seperti kurma—sebentar...

Fenomena Nuzulul Quran dalam Tinjauan Saintifik-Linguistik Muhammad Syahrur

Kisthosil Fachim

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ...

Seni dan Puasa

M. Kafabih

Kiranya, kita—Anda dan saya—telah menjumpai dari bulan Ramadan, dan (semoga) akan berhias diri untuk menemui sisa-sisa terakhir di bulan ini dengan segala ketundukan dan kepasrahan. Akan tetapi, tak...

Ayat-Ayat Perempuan

M. Kafabih

Ada perbedaan makna yang terjadi antara mengapa dan bagaimana pada persoalan perempuan, khususnya ketika berkaitan dengan eksploitasi, marginalisasi dan seterusnya. Implikasi pada pertanyaan “mengapa” adalah selubung tipu daya...